BOROKO, BINADOW.COM – Pesta minuman keras (miras) yang berujung keributan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, berakhir tragis. Seorang personel Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Briptu Excel Mamuli alias EM, gugur saat menjalankan tugas meredam keributan yang melibatkan sejumlah orang bersenjata tajam.
Peristiwa tersebut diungkap Kapolres Bolaang Mongondow Utara AKBP Juleigtin Siahaan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Boltara, Senin, (29/6/2026). Kapolres didampingi Wakapolres dan Kasi Humas Polres Boltara.
Kapolres menjelaskan, insiden bermula dari pesta miras yang kemudian memicu keributan. Warga yang resah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian sehingga tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT diterjunkan ke lokasi.
“Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT bergerak menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan adanya keributan,” ujar Kapolres kepada wartawan.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sejumlah orang membawa senjata tajam. Ketika berupaya mengendalikan situasi, salah seorang terduga pelaku diduga hendak menyerang Briptu EM menggunakan senjata tajam.
“Melihat kondisi yang berlangsung sangat cepat, Brigpol RT mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada pelaku guna menyelamatkan rekannya. Dalam peristiwa itu Briptu EM mengalami luka tembak,” kata Kapolres.
Briptu EM kemudian dievakuasi ke RSUD Bolaang Mongondow Utara sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Kapolres menegaskan penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Propam Polda Sulawesi Utara bersama Satreskrim Polres Bolmut telah memeriksa personel yang berada di lokasi guna mengungkap secara utuh rangkaian kejadian.
Selain memeriksa para personel yang terlibat, polisi juga terus memburu dua terduga pelaku yang melarikan diri. Sementara satu terduga pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum.
Menutup konferensi pers, AKBP Juleigtin Siahaan menyampaikan belasungkawa mewakili Kapolda Sulawesi Utara dan seluruh jajaran Polda Sulut.
“Atas nama Kapolda Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Polda Sulut berkomitmen menangani kejadian ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.” ujar Juleigtin. (**/dan)
