Lapak Pedagang Ditata, Pasar Rakyat Boroko Mulai Tinggalkan Kesan Semrawut

BOROKO, BINADOW.COM — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mulai melakukan penataan Pasar Rakyat Boroko dengan membenahi pengaturan lapak pedagang, area parkir, lalu lintas kendaraan, hingga fasilitas pendukung. Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Boltara, Meiti Ponto, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian, Raden Mokoginta, ST, mengatakan penataan diawali dengan mengembalikan fungsi lahan parkir yang selama ini ditempati pedagang cakar bongkar.

Akibat kondisi tersebut, kendaraan pengunjung tidak memiliki ruang parkir yang memadai sehingga parkir berlangsung tidak teratur dan mengganggu aktivitas di sekitar pasar.

“Kami mulai menata kembali lapak pedagang yang menggunakan area parkir. Lahan tersebut harus dikembalikan sesuai fungsinya agar kendaraan pengunjung memiliki tempat parkir yang layak,” ujar Raden kepada media ini.

Selain itu, Disperindag juga menertibkan lalu lintas kendaraan di dalam kawasan pasar. Selama ini sepeda motor maupun becak motor masih bebas keluar masuk hingga ke area jual beli.

Menurut Raden, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang berbelanja, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta memicu kemacetan di dalam pasar.

“Area di dalam pasar seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang berbelanja. Kendaraan cukup berada di area parkir sehingga aktivitas jual beli bisa berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” katanya.

Penataan juga menyasar aspek kebersihan. Disperindag akan memperkuat pengelolaan sampah dan menata lingkungan pasar agar tetap bersih sebagai salah satu penunjang aktivitas perdagangan.

Di sisi lain, Raden mengakui masih terdapat fasilitas yang membutuhkan perhatian pemerintah, terutama bangunan mandi, cuci, kakus (MCK) yang kondisinya dinilai sudah tidak lagi memadai.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang guna merehabilitasi fasilitas tersebut sehingga pelayanan di Pasar Rakyat Boroko semakin baik.

“Kondisi MCK saat ini memang sudah tidak layak. Kami berharap ke depan ada alokasi anggaran untuk rehabilitasi atau pembangunan kembali fasilitas tersebut agar masyarakat dan pedagang mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Raden berharap penataan yang sedang dilakukan mendapat dukungan dari seluruh pedagang dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan semua pihak menjadi kunci agar Pasar Rakyat Boroko berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman. (**/dan)

Exit mobile version