BOROKO, BINADOW.COM – Ancaman penyalahgunaan narkoba yang mulai menyasar kalangan pelajar mendorong Satresnarkoba Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) memperkuat upaya pencegahan di lingkungan sekolah. Sebanyak 153 siswa kelas III SMK Negeri 1 Kaidipang mendapat pembekalan mengenai bahaya narkoba dan cara menangkal pengaruhnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Kaidipang pada Rabu, (5/8/2026). Edukasi itu menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (RAN P4GN).
Dalam pemaparannya, personel Satresnarkoba menjelaskan berbagai jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, hingga pola peredaran yang kini menyasar remaja usia sekolah. Pelajar juga diberi pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, kondisi psikologis, pendidikan, hingga masa depan.
Materi yang disampaikan mengangkat tema “Peran Pelajar dalam Pencegahan Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut merujuk pada hasil Survei Nasional BNN, BRIN, dan BPS Tahun 2025 yang mencatat prevalensi penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,11 persen.
Selain mengenalkan bahaya narkoba, pemateri mengulas faktor yang kerap mendorong remaja terjerumus, mulai dari pengaruh pergaulan, rasa ingin tahu, hingga tekanan psikologis. Siswa kemudian diajak membangun keberanian menolak ajakan menggunakan narkoba melalui pendekatan “Berani Berkata Tidak.”
Satresnarkoba juga mendorong para pelajar berperan sebagai Duta Anti Narkoba di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, dan sambutan Kepala SMK Negeri 1 Kaidipang sebelum dilanjutkan penyampaian materi. Suasana menjadi lebih hidup saat sesi tanya jawab. Sejumlah siswa mengajukan pertanyaan mengenai ciri-ciri pengguna narkoba, modus peredarannya di kalangan pelajar, hingga sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.
Satresnarkoba mencatat kegiatan tersebut meningkatkan pemahaman peserta mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta dampaknya terhadap cita-cita mereka. Para siswa juga menyatakan komitmen menjauhi narkoba dan mengajak teman sebaya melakukan hal serupa.
Melalui kegiatan ini, Satresnarkoba Polres Boltara berharap sinergi dengan dunia pendidikan terus diperkuat sebagai langkah preventif menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Kepala sekolah beserta jajaran guru menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Penulis: Ramdan Buhang
