BOROKO, BINADOW.COM — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat tata kelola aset daerah. Pemkab Boltara membahas hasil pemeriksaan bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (28/9/2026).
Pemkab Boltara menggelar exit meeting di Ruang Kerja Sekretaris Daerah. Pertemuan tersebut mengakhiri Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2025 hingga Semester I 2026.
Sekretaris Daerah Boltara Jusnan C. Mokoginta membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi Tim BPK Perwakilan Sulut yang telah melakukan pemeriksaan dan memberikan masukan bagi pemerintah daerah.
Jusnan menilai pemeriksaan BPK memiliki peran penting dalam memperbaiki tata kelola aset daerah. Menurut dia, pemerintah daerah perlu memastikan pengelolaan aset berjalan tertib, efektif, efisien, dan akuntabel.
“Atas nama pemerintah daerah, kami berterima kasih kepada Tim BPK. Kami berharap hasil pemeriksaan ini menjadi masukan konstruktif bagi perbaikan tata kelola aset ke depan,” ujar Jusnan.
Jusnan juga meminta perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti rekomendasi BPK. Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam memperbaiki pengelolaan aset daerah.
Tim BPK Perwakilan Sulut kemudian memaparkan hasil sementara pemeriksaan. Tim juga menyampaikan sejumlah catatan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Boltara. Pemerintah daerah akan menindaklanjuti rekomendasi BPK melalui perangkat daerah terkait.
Pemkab Boltara memandang pengelolaan aset sebagai bagian penting dalam tata kelola pemerintahan. Pengelolaan yang baik membantu pemerintah menjaga aset sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya bagi pelayanan publik.
Penulis: Ramdan Buhang
