Sejarah Media Online di Indonesia dan Informasi Lengkap Lainnya

oleh -1.286 views
Banner Iklan Sariksa

BINADOW.COM, TEKNO – Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kini pembawaan berita pun juga ikut mengalami perubahan. Hal tersebut bisa Anda ketahui melalui informasi sejarah media online di indonesia. Pada umumnya, kabar berita saat ini sudah berubah menjadi mode website atau situs.

Informasi Mengenai Sejarah Media Online di Indonesia

Pada umumnya, media online ini merupakan suatu istilah terkait sarana yang saat ini sedang trending. Itu karena media tersebut tersaji dalam bentuk teks, suara, foto atau bahkan video. Isinya berkaitan erat dengan kabar berita yang saat ini sedang banyak masyarakat perbincangkan.

  • Dengan Hadirnya WWW

Salah satu bukti sejarah nyata dari munculnya media online, yaitu sejak hadirnya WWW atau merupakan singkatan dari Word Wide Web. Program tersebut adalah ciptaan dari tim Berners di tahun 1989. Tepat setelah 4 tahun kemudian, University Of Florida merintis laman web pertamanya.

Laman web tersebut bergerak dalam bidang jurnalisme di akhir tahun 1993. Lalu di tahun 1994 bulan Januari, Palo Alto Weekly berubah menjadi media cetak atau surat kabar yang pertama kali rilis dan kini mulai merambah ke dunia media online. Setahun kemudian, tahun 1995 tercatat ada 150 media cetak.

  • Tercatat 150 Surat Kabar Sebagai WWW

Dari tercatatnya sekitar 150 media cetak atau surat kabar di tahun 1955, kemudian surat tersebut terbit menjadi salah satu bagian dari media online di WWW atau World Wide Web. Adanya peningkatan seperti ini adalah sebab dari media konvensional yang berlomba masuk dalam dunia media online.

Media online yang ada di Indonesia tepatnya terjadi sejak tahun 1990-an. Kemudian, internet menjadi sedikit demi sedikit populer di kalangan masyarakat luas. Hal tersebut terbukti dari mulai kepopuleran saat Indonet berdiri di tahun 1994. Dari sinilah Anda mengetahui, sejarahnya cukup panjang.

  • Media Online Pertama Kali di Indonesia

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa media online ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan runtut. Salah satu bukti hadirnya media online di Indonesia, yaitu dengan adanya beberapa situs / laman website yang sampai saat ini banyak masyarakat gunakan dan juga percayai.

Media online pertama yang ada di Indonesia, antara lain seperti detik.com, kompas.com, tempo.co, merdeka.com, tribun news.com, okezone.com, republika.co.id, viva news, antaranews.com, dan juga jawa pos. Dari beberapa nama media online Indonesia tersebut, semuanya punyai tahun rilis sendiri.

  • Mulai Muncul Laman Web Konvensional

Setelah kehadiran media online di Indonesia yang semakin berkembang, semakin banyak pula media konvensional yang ikut menjadi trending. Bahkan mereka mampu meluncurkan website-nya sendiri, seperti misalnya Bisnis Indonesia yang pertama kali merintis pada 2 September di tahun 1996 silam.

Tidak hanya itu saja, masih ada media konvensional lain yang muncul setelah media online Indonesia meresmikan situsnya. Seperti Harian Waspada yang berlokasikan di Sumatera Utara dengan menghadirkan website bernama Waspada Online di 11 Juli tahun 1997, lalu situs Kompas Online.

  • Media Konvensional Yang Tidak Sepenuhnya Fokus Fungsi

Sesuai dengan namanya, media konvensional yang kabarnya muncul setelah media online di Indonesia resmi rilis. Sejatinya, banyaknya media tersebut justru tidak berfokus dalam menjalankan tugas jurnalisme sebagai salah satu situs yang termasuk ke dalam bidang media online.

Itu karena, sudah banyak media online yang muncul di awal tahun hanya berbentuk salinan dari media cetak saja. Hal ini merupakan apa yang sudah pihak Vice Director di PT Kompas Cyber Media bernama Edi Taslim katakan. Menyebutkan konsep awal kompas online hanyal memindahkan konten ke internet.

  • Pelopor Media Online Pertama Di Indonesia

Mungkin tidak banyak yang mengetahui akan hal ini, salah satu pelopor media online yang ada di Indonesia, yaitu Detik.com dengan alamat / situsnya www.detik.com. Situs tersebut mulai rilis / hadir sejak 9 Juli di tahun 1998, jaraknya hanya 4 tahun dengan Republikan Online yang hadir di tahun 1994.

Salah satu alasan mengapa Detik.com-lah yang menjadi pelopor media online, bukannya yang lain. Itu karena situs tersebut termasuk ke dalam jenis media online yang mampu berdiri sendiri secara otonom. Itupun tanpa bantuan dari media cetak yang biasanya menjadi induk situs.

  • Media Konvensional Yang Berubah Menjadi Media Online

Dengan sejarah media online yang begitu sukses, kini media konvensional memilih untuk beralih ke media secara online. Hal ini dikarenakan, untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern. Media terdahulu lebih memilih untuk terjun ke dalam media berbentuk digital.

Misalnya saja seperti media penyiar radio yang kini berubah menjadi sebuah podcast menarik. Kemudian, televisi yang kini justru beralih menjadi streaming video. Tentu saja hal tersebut jauh lebih mengikuti zaman modern. Itulah mengapa media konvensional saat ini ingin mengembangkan teknologi.

  • Contoh Media Konvensional yang Beralih Ke Media Online

Sesuai dengan perkembangan sejarah media online yang ada di Indonesia, kini media konvensional yang awalnya merupakan saingan dari media secara digital. Ada beberapa media tersebut yang justru menghapus / memberhentikan media aslinya.

Media konvensional yang mampu memberhentikan dirinya, yaitu majalah anak muda bernama HAI yang kabarnya sudah terbit sejak tahun 1977. Kini majalah tersebut justru lebih berfokus mengembangkan media secara online. Alamat situs webnya sekarang adalah hai.grid.id.

Itulah beberapa ulasan secara detail mengenai sejarah media online di indonesia. Dari pembahasan di atas, bisa Anda ketahui kesimpulannya. Media konvensional yang awalnya merupakan saingan media online, kini justru lebih memilih untuk terjun juga ke model digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *