BOROKO, BINADOW.COM — Usai meresmikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Boroko Kaidipang, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Mohammad Aditya Pontoh, meninjau langsung seluruh area operasional dapur, Senin, (23/2/2026).
Dalam peninjauan itu, Aditya memeriksa sejumlah fasilitas mulai dari ruang penerimaan bahan baku, area pengolahan dan memasak, ruang penyimpanan logistik, hingga jalur distribusi makanan. Ia memastikan standar higienitas, alur kerja, serta kelayakan peralatan dapur berjalan sesuai ketentuan program.
Kepada pengelola dan mitra pelaksana MBG, wakil bupati mengingatkan agar kualitas kebersihan tidak hanya dijaga saat peresmian.
“Jangan hanya bagus di awal karena ada launching. Setelah ini harus tetap dijaga. Standar kebersihan harus konsisten,” ujarnya kepada media ini.
Selain aspek higienitas, Aditya juga menyoroti kondisi para pekerja dapur. Ia meminta pengelola memberi perhatian serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan karyawan yang terlibat dalam operasional MBG.
Ia bahkan sempat bergurau agar pengelola tidak lalai.
“Jangan karena sibuk memperhatikan gizi ribuan anak-anak, karyawan di dapur justru tidak terurus. Mereka ini yang setiap hari menyiapkan makanan bagi ribuan anak,” katanya.
Lebih jauh, wakil bupati menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program MBG. Ia meminta bahan baku makanan diprioritaskan berasal dari wilayah Boltara.
Menurutnya, pengambilan dari luar daerah sebaiknya menjadi pilihan terakhir jika komoditas yang dibutuhkan benar-benar tidak tersedia di daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, hingga saat ini mitra MBG baru menjalin kerja sama dengan dua pelaku UMKM lokal, masing-masing pada penyediaan buah dan roti.

Meniti karier sebagai Jurnalis sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.







Komentar