Gas 3 Kg Langka di Boltara, Sidak Sekda Ungkap Penjualan Rp60 Ribu per Tabung

Kab. Bolmut81 Dilihat

BOROKO, BINADOW.COM — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara turun langsung memeriksa distribusi gas LPG 3 kilogram di lapangan setelah keluhan warga soal kelangkaan semakin meluas.

Sekretaris Daerah Boltara, dr. Jusnan C. Mokoginta MARS, memimpin inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa, (10/03/2026), dengan menyasar sejumlah pangkalan dan titik penjualan LPG bersubsidi.

Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat yang kesulitan memperoleh gas melon di hampir seluruh pangkalan resmi di wilayah Boltara.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Kejaksaan Negeri, Polres Boltara, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perdagangan, serta Satpol PP menemukan praktik penjualan LPG 3 kilogram dengan harga jauh di atas ketentuan.

Di tingkat pengecer, harga gas bersubsidi itu bahkan menembus Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung.

Selain melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), tim juga mendapati adanya pengecer yang menjual LPG 3 kilogram tanpa status sebagai pangkalan resmi. Kondisi ini membuat distribusi gas bersubsidi berada di luar pengawasan sistem penyaluran resmi.

Hasil penelusuran tim di lapangan juga mengungkap sebagian LPG yang beredar di Boltara berasal dari luar daerah. Gas tersebut diduga dibeli dari pangkalan maupun warung di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Kotamobagu, lalu dibawa masuk ke Boltara dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Kelangkaan LPG juga dipicu meningkatnya permintaan di masyarakat. Pertumbuhan jumlah kepala keluarga serta bertambahnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menggunakan LPG 3 kilogram ikut mendorong kebutuhan gas bersubsidi.

Pemerintah Kabupaten Boltara melalui instansi terkait akan meningkatkan pengawasan distribusi LPG bersubsidi di masyarakat. Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara guna menyampaikan kondisi riil yang terjadi di lapangan.

Baca Juga  Sekda Boltara Resmi Buka Pasar Senggol Boroko, Peluang Usaha Rakyat Kian Terbuka

Selain pengawasan distribusi, pemerintah daerah juga akan mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram bagi wilayah Boltara agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan stabilitas harga dapat terjaga.

Tidak hanya memeriksa distribusi gas, tim gabungan juga melakukan sidak di Pasar Rakyat Boroko guna memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penulis: Ramdan Buhang

Komentar