BOROKO, BINADOW.COM — Kematian Wawan Goma (44), warga Desa Jambusarang yang berstatus tahanan Polres Bolaang Mongondow Utara, memicu sorotan. Kuasa hukum keluarga menduga ada pelanggaran prosedur dalam penanganan selama masa penahanan.
Brayen Tomelo, kuasa hukum almarhum, menyatakan telah mengajukan penangguhan penahanan karena kondisi kesehatan kliennya kerap kambuh. Permohonan itu, kata dia, disampaikan secara lisan maupun tertulis, namun tidak ditanggapi penyidik.
“Kami sudah mengajukan penangguhan karena kondisi kesehatan almarhum sering kambuh. Itu hak yang seharusnya dipertimbangkan,” ujar Brayen kepada media ini, Rabu, (8/4/2026).
Pihak keluarga juga mengaku tidak pernah menerima informasi terkait hasil pemeriksaan kesehatan selama almarhum ditahan. Padahal, pemeriksaan medis menjadi kewajiban aparat dan semestinya disampaikan secara terbuka, terutama jika berkaitan dengan kondisi tahanan.
“Tidak pernah ada penjelasan soal hasil pemeriksaan kesehatan. Ini menyangkut nyawa seseorang,” kata dia.
Brayen menilai situasi tersebut mengarah pada dugaan kelalaian dalam pemenuhan hak dasar tahanan, termasuk layanan kesehatan dan perlindungan selama penahanan. Ia mendesak investigasi independen agar kasus serupa tidak terulang.
Di sisi lain, kepolisian membantah adanya kelalaian. Kapolres Bolaang Mongondow Utara melalui Plt. Kasi Humas Aipda Bobi Noe menjelaskan, almarhum ditahan sejak 26 Maret 2026 dalam perkara penganiayaan.
Menurut Bobi, pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap hari terhadap seluruh tahanan. Ia menyebut almarhum tidak pernah menyampaikan keluhan sakit selama berada dalam tahanan.
“Setiap hari kami periksa. Tidak ada keluhan sakit yang disampaikan,” ujar Bobi dalam keterangan kepada sejumlah media, Senin, (6/4/2026).
Ia mengakui tidak semua tahanan memiliki rekam medis lengkap. Pemeriksaan kesehatan dilakukan melalui pemantauan fisik oleh tim medis internal yang ditunjuk. (dan)

Meniti karier sebagai Jurnalis sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.







Komentar