BOROKO, BINADOW.COM — Pembangunan Gedung Public Health Training Center (PHTC) di RSUD Bolaang Mongondow Utara mulai menjadi perhatian warga. Proyek APBN melalui Kementerian Kesehatan senilai Rp 129,616 miliar ini dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dan diharapkan menggerakkan ekonomi daerah.
Warga menilai, nilai proyek yang besar harus berbanding lurus dengan perputaran ekonomi di tingkat lokal. Sorotan utama tertuju pada penggunaan material agar sebisa mungkin berasal dari wilayah Bolmut.
“Nilainya besar, Rp178 miliar. Jangan sampai bahan justru didatangkan dari luar, sementara daerah hanya jadi penonton,” ujar Fendy Bolota, warga Tomoagu, kepada media ini, Kamis (9/4/2026).
Dorongan itu bukan tanpa alasan. Penggunaan material lokal dinilai mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus—mulai dari usaha bahan bangunan, jasa angkutan, hingga pekerja harian.
Yanto, warga Tomoagu lainnya, juga mengingatkan agar semua pihak tidak memperkeruh situasi atau mempersulit penyediaan material. Kondisi yang tidak kondusif dinilai berpotensi mendorong kontraktor mengambil pilihan paling aman dengan mendatangkan material dari luar daerah.
“Kalau dipersulit, kontraktor pasti ambil dari luar. Yang rugi kita sendiri, ekonomi daerah tidak bergerak,” ujar Yanto kepada media ini.
Selain material, pelibatan tenaga kerja lokal juga diharapkan menjadi prioritas agar dampak proyek benar-benar dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, warga berharap proyek ini tidak tersendat dalam pelaksanaannya. Kelancaran pekerjaan dinilai penting agar pembangunan berjalan sesuai target dan tidak berujung pada pemutusan kontrak.
“Kalau sampai kontrak putus, bangunan ini bisa mangkrak. Padahal ini yang diharapkan jadi kebanggaan daerah,” ujar Yanto.
Pembangunan Gedung PHTC RSUD Bolmut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas layanan kesehatan dan pelatihan tenaga medis. Proyek ini mulai berjalan pada 2026 dengan target penyelesaian mengikuti jadwal pemerintah pusat. (dan)

Meniti karier sebagai Jurnalis sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.







Komentar