BOLA, BINADOW.COM – Pantai Gading dan Norwegia akan bentrok pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Rabu, (1/7/2026) dini hari WITA. Laga ini menjadi pertandingan hidup-mati. Tim yang menang melaju ke babak 16 besar, sedangkan tim yang kalah harus mengakhiri perjalanan di turnamen.
Pertandingan diperkirakan berlangsung sengit. Pantai Gading mengandalkan kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan permainan langsung. Sementara Norwegia datang dengan organisasi permainan yang rapi serta lini depan yang dikenal tajam dalam memanfaatkan peluang.
Sorotan utama tertuju pada penyerang Norwegia, Erling Haaland. Striker bertubuh tinggi itu dikenal memiliki naluri mencetak gol yang luar biasa, unggul dalam duel udara, penyelesaian akhir dengan kedua kaki, serta kemampuan mencari ruang di kotak penalti. Kehadirannya menjadi ancaman bagi lini pertahanan mana pun.
Norwegia juga mengandalkan kreativitas Martin Ødegaard di lini tengah. Kapten tim tersebut memiliki visi bermain yang tajam, umpan terobosan akurat, kontrol bola yang baik, serta kemampuan mengatur tempo permainan. Kombinasi Ødegaard dan Haaland menjadi kekuatan utama Norwegia sepanjang turnamen.
Di kubu Pantai Gading, pengalaman Sébastien Haller menjadi tumpuan di lini depan. Penyerang ini memiliki postur ideal, kuat menahan bola, piawai dalam duel udara, dan mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya. Ketenangannya di depan gawang menjadi salah satu senjata utama Pantai Gading.
Lini tengah Pantai Gading dipimpin Franck Kessié. Gelandang yang dikenal bertenaga itu memiliki kemampuan merebut bola, menjaga keseimbangan permainan, serta melepaskan tembakan jarak jauh. Kessié juga berperan penting dalam memutus serangan lawan sebelum membangun transisi ke depan.
Kecepatan menjadi keunggulan lain Pantai Gading melalui Simon Adingra. Winger muda tersebut memiliki akselerasi tinggi, kemampuan menggiring bola dalam situasi satu lawan satu, serta umpan silang yang berbahaya dari sisi lapangan.
Meski di atas kertas Norwegia sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas individu pemain dan efektivitas lini depan, Pantai Gading memiliki karakter permainan yang mampu menyulitkan tim-tim Eropa. Kedisiplinan bertahan, duel fisik, dan serangan balik cepat dapat menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Pemenang pertandingan ini telah ditunggu Brasil di babak 16 besar. Tim Samba lebih dulu mengamankan tempat setelah menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1 pada babak 32 besar. Karena itu, efektivitas memanfaatkan peluang, kekuatan mental, dan kemampuan menjaga konsentrasi selama 90 menit, atau bahkan hingga babak tambahan, diperkirakan menjadi faktor penentu siapa yang berhak melanjutkan langkah di Piala Dunia 2026.(**/dan)
