TUTUYAN, BINADOW.COM – Kejadian mengejutkan terjadi di Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Rabu (2/4/2025) dini hari. Sejumlah lampu hias yang terpasang di pagar halaman kantor raib digondol maling. Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh Alimun Paputungan, petugas kebersihan, saat ia tiba untuk menjalankan tugasnya di pagi hari.
“Saya hampir memegang kabel yang sudah putus dan masih ada arus listriknya. Setelah saya lihat, ternyata lampu hias di pagar halaman kantor sudah hilang,” ungkap Alimun. Ia juga menemukan botol-botol minuman keras berserakan di sekitar lokasi, yang langsung ia bersihkan dan bakar.
Sementara itu, seorang warga bernama Iky Mokodongan yang melintas sekitar pukul 20.00 WITA malam sebelumnya masih melihat lampu-lampu tersebut menyala. Namun, saat ia kembali dari Rumah Dinas Bupati Boltim sekitar pukul 03.00 WITA, lampu di pagar halaman kantor bupati sudah padam. “Awalnya saya kira dimatikan petugas yang berjaga, tapi ternyata keesokan harinya baru diketahui kalau lampunya sudah dicuri,” ujar Iky.
Petugas kebersihan lainnya, Maasum Paputungan, juga membenarkan kejadian ini. Ia menyayangkan aksi pencurian tersebut karena lampu-lampu hias itu telah memperindah halaman kantor bupati. “Ini fasilitas pemerintah yang harus kita jaga bersama, bukan malah diambil seenaknya,” tegasnya.
Menanggapi kejadian ini, tokoh pemuda Boltim, Wiki Makalungsenge, menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat. “Seharusnya ada petugas piket yang berjaga 24 jam di Kantor Bupati. Ini sudah masuk kategori tindak kriminal, jadi harus ada tindakan hukum terhadap pelaku,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kasat Pol PP Boltim, Saipudin Mokoagow, S.Pd., menjelaskan bahwa sistem penjagaan telah diatur dengan pembagian shift. Namun, karena momen perayaan Idul Fitri, ada beberapa personel yang masih merayakan lebaran bersama keluarga. “Ke depan, kami akan mengatur kembali jadwal piket dan memperketat pengamanan di sekitar halaman Kantor Bupati Boltim agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Pewarta: Rits Rumewo
Editor: Ramdan Buhang

Meniti karier sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.
Komentar