BINADOW.ID, BOROKO – Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Bolmut meminta Polda Sulawesi Utara melakukan evaluasi terhadap kinerja Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Wakil Ketua LP-KPK Bolmut, Nafis Tahir, mengkritik kinerja Polres Bolmut yang dinilai lambat dalam penanganan kasus lakalantas di kabupaten tersebut.
Nafis Tahir menyatakan, beberapa kasus lakalantas yang terjadi di Bolmut hingga saat ini belum memiliki kejelasan penanganan. Beberapa dari kasus tersebut bahkan merupakan lakalantas maut yang telah merenggut nyawa korban. “Beberapa kasus lakalantas yang terjadi di kabupaten Bolmut hingga kini belum pernah ada kejelasannya. Padahal dari beberapa kasus tersebut adalah lakalantas maut yang menyebabkan hilangnya nyawa korban,” ungkap Nafis.
Kasat Lantas Polres Bolmut, AKP. Mohammad Hasanuddin, merespon kritik tersebut dengan mengakui, pihaknya menghadapi kesulitan dalam menangani banyaknya kasus lakalantas yang terjadi. Ia mengungkapkan, Polres Bolmut mengalami kekurangan personil penyidik yang dibutuhkan dalam menangani berbagai kasus lakalantas. Namun, ia menegaskan, keseluruhan kasus tersebut sedang ditangani dengan serius, meskipun mungkin agak lambat akibat keterbatasan.
Hasanuddin juga mengungkapkan pihaknya telah mengajukan permohonan penambahan personil penyidik kepada pimpinan, sebagai upaya mempercepat penanganan berbagai kasus, termasuk kasus lakalantas. Ia menegaskan, Polres Bolmut tetap berkomitmen memberikan pelayanan dan penegakan hukum yang terbaik bagi masyarakat. [dan]

Meniti karier sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.
Komentar