Manado Tunjukkan Toleransi di Hari Raya

MANADO, BINADOW.COM – Kisah toleransi dari Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali terukir dengan indah. Momen Idul Fitri tahun ini menyisakan cerita yang menyentuh hati dari seorang pengemudi ojek online.

Kejadian ini bermula saat pengemudi tersebut terpaksa berhenti di depan rumah pelanggan karena hujan deras. Awalnya, ia hanya berniat menunggu sampai hujan reda di teras rumah. Namun, pemilik rumah yang sedang merayakan Idul Fitri mengundangnya masuk untuk berteduh. Tak hanya itu, ia juga disuguhi hidangan lebaran meskipun ia seorang Non-Muslim.

banner 851x315

“Saya hanya ingin menunggu hujan berhenti, tapi customer mengajak saya masuk dan makan bersama. Kebetulan, terakhir makan tadi pagi dan sudah kena hujan, jadi tanpa pikir panjang saya menerima ajakan mereka,” ungkap Evan Ngantung dalam postingan yang dibagikan di media sosialnya.

“Inilah salah satu alasan saya bangga tinggal di Manado. Meski berbeda keyakinan, tetap ada rasa saling menghargai. Mungkin saya hanya seorang driver biasa, tapi perlakuan tuan rumah itu sangat berarti bagi saya meskipun saya bukan beragama Islam,” tambahnya.

Menurut Evan, pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa toleransi di Manado tetap terjaga. Walaupun masyarakatnya berbeda suku dan agama, sikap saling menghormati dan berbagi tetap kuat di tengah kehidupan sosial yang penuh keragaman.

Pewarta: Rits Rumewo
Editor: Ramdan Buhang

Baca Juga  Sangadi Dodap Mikasa Kawal Pengamanan Sholat Idul Fitri di Tutuyan

Komentar