Dominasi Guru dan Kesehatan, Struktur ASN Boltara Bertumpu pada Layanan Dasar

BOROKO, BINADOW.COM — Struktur aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menunjukkan dominasi pada sektor layanan dasar. Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mencatat, komposisi ASN masih bertumpu pada tenaga guru dan kesehatan.

Dari data yang diperoleh media ini Minggu 29 Mei 2026, jumlah PNS di Boltara tercatat sebanyak 1.602 orang. Dari jumlah itu, 725 orang merupakan tenaga guru, disusul 650 tenaga kesehatan, dan 227 tenaga teknis.

Sementara itu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mencapai 1.210 orang. Komposisinya didominasi tenaga teknis sebanyak 653 orang, kemudian 374 guru, dan 183 tenaga kesehatan.

Selain itu, terdapat36 PPPK paruh waktu, yang tersebar pada sektor teknis sebanyak 32 orang, serta masing-masing 2 orang di sektor kesehatan dan guru.

Jika digabungkan, total ASN di Boltara mencapai 2.848 orang. Komposisinya relatif berimbang antara PNS dan PPPK, meski terjadi pergeseran signifikan pada peningkatan jumlah PPPK dalam beberapa tahun terakhir.

Data ini menunjukkan, sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah. Namun, di sisi lain, besarnya jumlah ASN pada sektor tersebut ikut berkontribusi terhadap tingginya belanja pegawai dalam struktur APBD.

Lonjakan PPPK, terutama pada formasi teknis dan guru, sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong penghapusan tenaga honorer. Kebijakan ini berdampak langsung pada perubahan komposisi ASN di daerah, sekaligus meningkatkan beban anggaran yang bersifat tetap.

Dengan total ASN yang mendekati tiga ribu orang, struktur kepegawaian Boltara kini menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kapasitas fiskal daerah, terutama dalam menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dan belanja publik.

Penulis: Ramdan Buhang

Komentar