BOROKO, BINADOW.ID – Sosialisasi penting mengenai pengawasan pemilu yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada Kamis (21/09/2023) di Rumah Makan Lavista, Desa Kuala Utara, Kecamatan Kaidipang telah memicu berbagai kontroversi yang mendalam. Acara yang dihadiri oleh partai politik peserta pemilu, perwakilan satuan polisi pamong praja, dan jurnalis, membawa isu-isu penting terkait pemilu ke panggung perdebatan.
Salah satu isu yang mencuat dan menjadi pusat perhatian adalah praktik kampanye di luar tahapan yang seharusnya. sejumlah Peserta sosialisasi menyampaikan keprihatinan mereka terhadap sejumlah Bacaleg yang telah mencantumkan nomor urut Bacaleg dalam alat peraga kampanye (APK), padahal saat ini belum ada penetapan Daftar Calon Tetap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tahapan yang sedang berjalan hanya mencapai Daftar Calon Sementara.
Diskusi panas pun terjadi di antara peserta sosialisasi, dengan sebagian yang mendesak Bawaslu untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran tersebut. Mereka meyakini bahwa tindakan mencantumkan nomor urut Bacaleg dalam APK sebelum penetapan resmi dapat mengganggu integritas pemilihan yang adil dan demokratis.
Selain itu, isu lain yang menjadi sorotan adalah partisipasi oknum kepala desa yang aktif terdaftar sebagai bakal Calon Legislatif (Caleg). Hal ini menimbulkan pertanyaan serius, mengingat Undang-Undang tentang pemerintahan desa secara jelas melarang seorang kepala desa terlibat dalam politik praktis.
Sesi tanya jawab semakin alot usai Dr. Arter Datunsolang menyampaikan materi. Ketua Bawaslu Bolmut, Abdul Muin Wangeng, S.Hut, yang juga hadir dalam acara itu, menyambut baik masukan, kritikan, dan saran yang berkembang dalam kegiatan tersebut. Muin mengatakan akan melakukan kajian dan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi mengenai isu-isu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut.
Sosialisasi ini, yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bolmut, telah menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk mengungkapkan pandangan mereka tentang isu-isu penting terkait pemilu. Meskipun terdapat perbedaan pendapat yang signifikan, satu kesepakatan yang mencolok adalah pentingnya memastikan pemilu berlangsung secara adil, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sorotan atas isu-isu ini diharapkan akan mendorong tindakan yang mempromosikan integritas dan kredibilitas pemilu yang akan datang.

Meniti karier sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.
Komentar