Fiskal Terbatas, Boltara Tetap Bangun Rumah Layak Huni
BOROKO, BINADOW.COM — Sirajudin Lasena menegaskan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tetap melanjutkan pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di tengah tekanan fiskal tahun 2026.
Komitmen itu disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Desa Olot Satu, Kecamatan Bolangitang Barat, Senin (27/4/2026). Program ini menjadi kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah berjalan sejak 2023.
Dalam sambutannya, Sirajudin menyebut penyediaan rumah layak huni masih menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan angka kemiskinan. Salah satu indikatornya, kata dia, masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak.
“Sejak kami memimpin, kami sangat konsen terhadap pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu. Karena salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan adalah masih banyak warga yang belum memiliki rumah layak huni,” ujarnya kepada media ini.
Ia menjelaskan, program tersebut telah berjalan sejak dirinya menjabat Penjabat Bupati pada 2023 melalui dana insentif fiskal. Puluhan unit rumah dibangun dan berlanjut pada 2024 serta 2025.
Namun pada 2026, ruang fiskal daerah mengalami tekanan akibat penyesuaian transfer anggaran dari pemerintah pusat yang berkaitan dengan sejumlah program strategis nasional.
Di tengah kondisi itu, pemerintah daerah tetap mengalokasikan pembangunan tujuh unit rumah baru hingga selesai dan diserahkan kepada penerima manfaat. Selain itu, delapan unit lainnya masuk dalam program rehabilitasi.
“Walaupun kemampuan keuangan daerah terbatas, kami tetap berupaya agar program ini berjalan. Insya Allah jika kondisi fiskal membaik, program rumah layak huni ini akan terus kami tambah di tahun-tahun mendatang,” kata Sirajudin.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Boltara kembali menggandeng unsur TNI seperti yang dilakukan sejak awal program berjalan. Personel TNI membantu proses pembangunan bersama tukang dan masyarakat penerima manfaat agar pekerjaan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepada penerima manfaat, Sirajudin mengingatkan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik karena bersumber dari anggaran publik yang dikelola bersama DPRD.
“Ini rezeki dari Allah. Gunakan sebaik-baiknya. Ini uang rakyat yang kembali lagi kepada rakyat,” ujarnya.
Usai kegiatan di Desa Olot Satu, Bupati didampingi Ketua DPRD Boltara Fangky Chendra melanjutkan agenda serupa di Desa Kuala Utara, Kecamatan Kaidipang. (**/dan)



