Kapolres Bolmong Utara Turun ke Jalan, Bagikan Takjil di Trans Sulawesi

Kab. Bolmut89 Dilihat

BOROKO, BINADOW.COM — Kapolres Kabupaten Bolaang Mongondow Utara AKBP Juleigtin Siahaan memimpin pembagian takjil kepada pengguna Jalan Trans Sulawesi di depan Mako Polsek Kaidipang, Kamis, (26/2/2026). Kegiatan itu digelar menjelang waktu berbuka puasa.

Didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Bolmut, pejabat utama, serta personel Polres dan Bhayangkari, Siahaan berdiri di tepi jalan. Satu per satu pengendara roda dua dan roda empat yang melintas dihentikan sejenak, lalu diberi paket takjil.

Bhayangkari Bolmut membagikan takjil kepada pengendara mobil yang melintas di Jalur Trans Sulawesi menjelang waktu berbuka.
Ketua Cabang Bhayangkari Bolmut menyerahkan paket takjil kepada pengendara mobil di Jalan Trans Sulawesi, Kaidipang, Kamis, (26/2/2026).

“Ramadan menjadi momen berbagi dan mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Siahaan kepada media ini. Ia menyebut kegiatan tersebut ditujukan bagi warga yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang.

Pembagian takjil dilakukan di salah satu titik padat arus lalu lintas di Kaidipang. Personel kepolisian mengatur kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan selama kegiatan berlangsung.

Rahmat, 34 tahun, pengendara sepeda motor asal Bintauna, mengaku terbantu dengan pembagian takjil itu. Ia sedang dalam perjalanan pulang saat waktu berbuka hampir tiba. “Saya belum sempat beli makanan. Alhamdulillah, bisa langsung berbuka di jalan. Terima kasih kepada Pak Kapolres dan jajaran,” katanya kepada media ini.

Hal senada disampaikan Nur Aisyah, 29 tahun, warga Kaidipang. Ia menilai kehadiran polisi di jalan bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga membawa pesan kepedulian. “Kegiatan seperti ini bikin masyarakat merasa dekat. Polisi tidak hanya tugas jaga keamanan, tapi juga berbagi di bulan Ramadan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung sekitar satu jam sebelum waktu berbuka, disertai imbauan tertib berlalu lintas kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur Trans Sulawesi.

Penulis: Ramdan Buhang

Komentar