Wartawan Nyaris Dipukul Kapolsek Kaidipang Saat Ambil Gambar Kebakaran
BOROKO, BINADOW.COM — Dugaan intimidasi terhadap kerja jurnalistik terjadi saat peliputan kebakaran Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Senin, (25/5/2026). Seorang wartawan nyaris mendapat tindakan kekerasan dari Kapolsek Kaidipang, AKP Sofyian Ramin, ketika melakukan pengambilan gambar di lokasi kebakaran.
Peristiwa itu terjadi saat petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. Situasi di lokasi berlangsung kacau dan dipenuhi warga yang menyaksikan proses pemadaman.
Di tengah kondisi tersebut, Wakapolres Bolmut, Kompol Abdul Rahman Fauji, menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar hanya petugas dan wartawan yang diperbolehkan berada di area kebakaran.
Karena merasa memiliki hak meliput di lokasi, para awak media tetap melakukan pengambilan gambar secara langsung di sekitar titik pemadaman. Namun beberapa saat kemudian, Kapolsek Kaidipang datang dan langsung membentak wartawan media ini, Ramdan Buhang.
Meski telah menjelaskan sedang menjalankan tugas jurnalistik, penjelasan tersebut tidak direspons dengan baik.
Ramdan bahkan sempat menyampaikan dirinya merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Namun pengakuan tersebut justru dibalas dengan nada tinggi.
“Meski wartwan anggota PWI emang kenapa?” ujar Ramdan menirukan ucapan Kapolsek Kaidipang.
Alih-alih memberi ruang peliputan, Kapolsek Kaidipang justru terus memaksa wartawan media ini menjauh dari lokasi. Adu argumen pun tak terhindarkan di tengah situasi kebakaran yang masih berlangsung.
Menurut pengakuan wartawan media ini, Kapolsek Kaidipang sempat melontarkan ancaman verbal bernada kekerasan.
“Bentar kamu saya hajar,” kata Ramdan menirukan ucapan Kapolsek.
Insiden itu disaksikan langsung sejumlah warga, wartawan lain, serta anggota polisi yang berada di lokasi kebakaran.
Tindakan tersebut dinilai mencederai kebebasan pers dan menghambat kerja jurnalistik di ruang publik, terlebih saat wartawan menjalankan tugas peliputan peristiwa penting yang menjadi perhatian masyarakat. (**/red)
