Oknum ASN di Bohabak Diduga Sabotase Turnamen Karate Bupati Cup II
BOROKO, BINADOW.COM – YH alias Yasrin, seorang aparatur sipil negara yang mengajar di SMA Negeri Bohabak, Bolaang Mongondow Utara, diduga menyabotase pelaksanaan Open Tournament Karate Bupati Cup II. ASN yang juga berstatus pelatih ini disebut memerintahkan atlet dari perguruan BKC Bolmut untuk tidak ikut ambil bagian dalam turnamen resmi yang digelar Federasi Karatedo Indonesia (FORKI) Bolmut, Jumat, (16/05/2025)
Turnamen yang digelar FORKI Bolmut itu sedianya menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi bagi atlet-atlet muda. Namun kehadiran perguruan BKC terancam nihil. Sebab sang ASN, yang juga berstatus pelatih, memilih bertindak di luar garis koordinasi. Ia justru mengikuti kegiatan sebagai wasit di luar agenda resmi FORKI Bolmut, tanpa memperhatikan instruksi organisasi.
Keputusan ASN tersebut dinilai mencerminkan sikap egois. Alih-alih memberi ruang bagi atlet binaannya untuk berkompetisi secara resmi, ia justru menutup peluang itu demi aktivitas yang disebut FORKI tak punya relevansi langsung dengan pembinaan daerah. Padahal, kegiatan turnamen piala bupati sudah dijadwalkan dan disahkan melalui koordinasi Forki tingkat kabupaten.
Sebelumnya, Ketua Federasi Karatedo Indonesia (FORKI) Bolmut Mohamad Ansar Nusa, S.Pd telah menyampaikan, akan memberikan sanksi tegas kepada cabang olahraga karate yang tidak menurunkan peserta satu pun dalam ajang ini. FORKI menyebut akan mengajukan surat kepada KONI Bolmut, Dispora Bolmut, dan FORKI Sulut berisi usulan sanksi administratif.
Sanksi tersebut meliputi:
- Tidak melibatkannya dalam program PPLD 2025;
- Mengusulkan agar dikeluarkan dari keikutsertaan di event FORKI Bolmut dan FORKI Sulut;
- Melarang dewan wasit menurunkan perangkat pertandingan;
- Mengeluarkannya dari daftar peserta dalam ajang O2SN dan Porprov mendatang.
“Jika mereka tidak hadir, surat akan kami kirim. Kami tidak akan kompromi terhadap tindakan yang melemahkan organisasi,” tegas Ansar.



