Ambulans Mogok di Tanjakan Munte, Aktivis Semprot Dinkes Bolmut
BOROKO, BINADOW.COM — Ambulans double cabin DB 9106 milik pemerintah daerah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang mengantar pasien rujukan dilaporkan mogok di tanjakan Munte, Jumat (17/4/2026). Insiden di jalur rawan kecelakaan itu terjadi saat kendaraan membawa pasien remaja berinisial IP (16) dari RSUD Boltara menuju rumah sakit rujukan di Manado.
Gangguan muncul sekitar pukul 16.30 WITA saat ambulans menanjak. Pasien kemudian dipindahkan ke ambulans lain agar rujukan tetap berlanjut. Informasi yang dihimpun media ini, pasien akhirnya tiba di rumah sakit tujuan di Manado setelah proses pengalihan.

Penanganan kendaraan yang bermasalah berlangsung hingga malam. Petugas rujukan, Jhony Buhang, ikut menangani di lokasi. Bantuan datang dari Ambulance Manado Center (AMC) dan Komunitas Persatuan Pengemudi Ambulance Indonesia (PPAI) Sulawesi Utara.
Insiden ini memicu reaksi keras dari aktivis Boltara, Sergio Manggopa. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai kelalaian serius yang mempertaruhkan keselamatan pasien.
“Ini bukan sekadar gangguan teknis, ini mengancam nyawa pasien. Pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan, harus bertanggung jawab,” ujarnya kepada media ini.
Sergio menyinggung Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2024 yang menekankan keselamatan dan keamanan pasien rujukan. Ia menilai kondisi ambulans yang mogok di tengah perjalanan bertolak belakang dengan standar tersebut.
Ia juga mempertanyakan pengelolaan anggaran fasilitas kesehatan yang setiap tahun dialokasikan melalui APBD. Menurutnya, kejadian di awal tahun anggaran memperlihatkan lemahnya pembenahan sarana layanan.
“Anggaran ada setiap tahun, tapi kenapa kendaraan rujukan masih tidak layak? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai pasien jadi korban dari kelalaian sistem,” kata dia.
Ia mendesak Dinas Kesehatan Bolmut segera mengevaluasi seluruh armada rujukan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan di lapangan. (dan)

Meniti karier sebagai Jurnalis sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.
Comment