Pendidikan

Akses Jalan Menuju SMPN 3 Kaidipang Terancam Putus, Penanganan Permanen Terbentur Anggaran

BOROKO, BINADOW.COM — Akses jalan menuju SMPN 3 Kaidipang di Desa Inomunga, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, terancam terganggu akibat abrasi yang menggerus tebing sungai di sisi badan jalan.

Pantauan media ini pada Jumat, (23/1/2026), menunjukkan sejumlah bagian tebing telah runtuh akibat tergerus aliran air. Tanah penahan di sisi jalan juga mulai hilang, sementara badan jalan berada di atas tebing yang terus mengalami pengikisan.

Kondisi tersebut membuat beberapa bagian sisi jalan kehilangan penyangga. Jika abrasi terus berlangsung, kestabilan bahu hingga badan jalan berpotensi terganggu dan mengancam akses warga menuju SMPN 3 Kaidipang.

Jalur tersebut menjadi akses penting bagi siswa, tenaga pendidik, serta masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan sekolah. Risiko kerusakan juga dapat meningkat ketika debit sungai bertambah akibat hujan.

Mantan Kepala Desa Inomunga, Kasman Datunugu, meminta pemerintah segera menangani titik abrasi tersebut sebelum kerusakan meluas.

“Jangan nanti sudah putus baru kita bergerak. Sekarang kondisinya sudah terlihat, tinggal bagaimana pemerintah mengambil langkah sebelum kerusakannya semakin parah. Jalan ini bukan hanya akses ke sekolah, tapi juga dipakai masyarakat. Kalau dibiarkan, dampaknya akan lebih besar,” kata Kasman.

Menurut Kasman, penanganan tidak cukup hanya memperbaiki bagian jalan yang rusak. Pemerintah perlu mengendalikan sumber persoalan dengan memperkuat tebing sungai yang terus terkikis aliran air.

Ia juga berharap pemerintah segera melakukan penanganan pada bagian tebing yang telah kehilangan penyangga, terutama sebelum kondisi tersebut mengganggu mobilitas siswa dan masyarakat.

PUTR Sudah Tinjau Lokasi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Boltara, Abdul Jalil Pandialang, ST, membenarkan Dinas PUTR telah menerima informasi mengenai abrasi tebing sungai yang berdampak terhadap akses jalan menuju fasilitas umum dan permukiman warga.

Abdul Jalil mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung guna melihat kondisi serta tingkat kerusakan di lokasi.

“Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian secara teknis, karena apabila tidak segera ditangani, abrasi berpotensi mengganggu kestabilan bahu maupun badan jalan,” kata Abdul Jalil dalam tanggapannya kepada media ini.

Menurut dia, penanganan selanjutnya perlu dikoordinasikan dengan Bidang Bina Marga sesuai kewenangan dalam penanganan infrastruktur jalan.

Dari sisi teknis, salah satu alternatif yang dinilai diperlukan adalah memperkuat tebing sungai. Konstruksi bronjong menjadi salah satu opsi yang dapat digunakan, meski masih memerlukan survei dan perencanaan lebih lanjut.

“Berdasarkan kondisi awal di lapangan, panjang tebing yang mengalami kerusakan diperkirakan sekitar ±100 meter, dan masih perlu dimatangkan melalui survei teknis dan perencanaan lebih lanjut,” ujarnya.

Namun, penanganan permanen belum dapat segera dilakukan karena keterbatasan anggaran.

Abdul Jalil mengatakan kebutuhan penanganan tersebut akan diusulkan dalam proses perencanaan dan penganggaran dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

Sembari menunggu penanganan permanen, Dinas PUTR akan melalui Bidang Bina Marga mengambil langkah pengamanan sementara di sekitar lokasi.

Langkah tersebut antara lain pemasangan rambu peringatan, safety line atau pembatas, serta bentuk pengamanan lain yang dinilai diperlukan guna mengurangi risiko terhadap pengguna jalan.

Kondisi tebing yang terus mengalami pengikisan kini menjadi perhatian karena badan jalan berada tepat di atas area yang terdampak abrasi. Penanganan permanen masih menunggu proses perencanaan dan ketersediaan anggaran pemerintah daerah.

Ramdan Buhang

Meniti karier sebagai Jurnalis sejak 2010, berkomitmen pada dunia jurnalistik. Merekam jejak, mengungkap fakta, dan menyajikan cerita dengan perspektif berbeda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button